Bertanding di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Slovakia berhasil membobol gawang Italia pada menit ke-25. Robert Vittek menjebol gawang Azzurri dan membawa timnya unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turunrtanding di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Slovakia awang Azzurri dan membawa timnya unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Italia mencoba mengejar ketertinggalannya. Untuk meningkatkan daya dobrak timnya, Pelatih Italia, Marcelo Lippi pun menurunkan Andrea Pirlo yang dalam dua laga hanya menghuni bangku cadangan.
Masuknya Pirlo memang membuat serangan Italia lebih tertata. Sayang, serangan yang dibangun belum mampu membuahkan gol.
Sebaliknya peda menit ke-73, Vittek justru berhasil menjebol gawang Italia. Vittek mencetak gol kedua usai memanfaatkan umpan silang dari Marek Hamsik. Skor 2-0 untuk keunggulan Slovakia.
Skor ini tak bertahan lama. Pada menit ke-81, Antinio Di Natale berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Di Natale berhasil memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Fabio Quagliarella.
Di Natale kembali menjebol gawang Slovakia pada menit ke-85. Sayang hakim garis lebih dulu mengangkat bendera dan wasit Howard Webb menganulir gol tersebut. Skor tetap 2-1 untuk keunggulan Slovakia.
Pada menit ke-89 pendukung Italia kembali dipaksa gigit jari. Pasalnya, pemain Slovakia, Kamil Kopunek kembali menjebol gawang Italia dan merubah kedudukan menjadi 3-1.
Di masa injury time, F. Quagliarella kembali memperkecil ketertinggalan Italia menjadi 2-3 setelah tendangan spekulasinya gagal dibendung oleh Mucha. Skor ini bertahan hingga laga usai.
Hasil ini membuat Slovakia lolos ke babak 16 besar dengan koleksi 4 poin dari 3 laga. Slovakia menemani Paraguay yang berhasil menahan imbang 0-0 Selandia Baru di laga lainnya.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Italia harus angkat koper dari Afsel. Azzurri hanya menempati peringkat paling buncit klasemen akhir Grup F dengan koleksi dua poin dari 3 laga.
No comments:
Post a Comment